ELHARAMAIN NEWS — Pemerintah Arab Saudi masih memberikan kesempatan bagi warga negaranya, ekspatriat yang tinggal di dalam negeri, serta warga negara kawasan Teluk (GCC) untuk melaksanakan ibadah umrah hingga 15 Dzulqa’dah atau bertepatan dengan 3 Mei 2026.
Kebijakan ini memungkinkan jemaah domestik untuk tetap memasuki Kota Makkah tanpa memerlukan izin khusus haji selama periode tersebut. Hal ini menjadi kesempatan terakhir bagi mereka untuk menunaikan ibadah umrah sebelum fokus penyelenggaraan beralih sepenuhnya ke musim haji.
Sebelumnya, Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi telah menetapkan batas akhir bagi jemaah umrah internasional yang menggunakan visa umrah untuk meninggalkan wilayah Kerajaan pada 1 Dzulqa’dah atau 19 April 2026. Kebijakan ini diberlakukan seiring dimulainya kedatangan jemaah haji dari berbagai negara.
Menjelang penutupan umrah, suasana di Masjidil Haram tampak semakin ramai. Banyak warga Saudi dan ekspatriat memanfaatkan hari-hari terakhir ini untuk beribadah, terutama saat akhir pekan.
Tingginya jumlah jemaah juga berdampak pada tingkat hunian hotel di sekitar Masjidil Haram yang mengalami peningkatan signifikan. Pengunjung datang dari berbagai wilayah di Arab Saudi untuk mengejar kesempatan terakhir melaksanakan umrah sebelum musim haji berlangsung penuh.
Dengan semakin dekatnya puncak musim haji, otoritas setempat terus mengatur arus jemaah agar tetap tertib dan nyaman, sekaligus memastikan kesiapan menyambut jutaan jemaah haji dari seluruh dunia.














