ELHARAMAIN NEWS — Prosesi tahunan pengangkatan sebagian Kiswah, kain hitam yang menyelimuti Ka’bah, kembali dilakukan menjelang musim haji 2026.
Tradisi ini menjadi salah satu penanda kuat dimulainya rangkaian ibadah haji, seiring mulai berdatangannya jemaah dari berbagai penjuru dunia ke Tanah Suci.
Pengangkatan Kiswah dilaksanakan pada 18 April 2026 sekitar pukul 01.00 waktu setempat di Masjidil Haram. Prosesi ini dilakukan setelah kain tersebut menjalani perawatan intensif selama lebih dari 10 hari, sebagai bagian dari prosedur rutin yang dilakukan setiap tahun menjelang puncak haji.
Langkah ini bukan sekadar simbolis. Pengangkatan bagian bawah Kiswah memiliki tujuan penting, yakni melindungi kain dari potensi kerusakan. Saat musim haji berlangsung, jutaan jemaah memadati area Ka’bah untuk melaksanakan tawaf dalam jarak yang sangat dekat, sehingga gesekan maupun sentuhan langsung berisiko merusak kain.
Dengan diangkatnya bagian bawah Kiswah, kondisi kain tetap terjaga di tengah tingginya intensitas aktivitas ibadah. Upaya ini memastikan Kiswah tetap dalam keadaan optimal selama periode paling padat dalam penyelenggaraan haji.
Momentum pengangkatan Kiswah juga bertepatan dengan dimulainya kedatangan jemaah haji internasional. Pada hari yang sama, gelombang awal jemaah dari berbagai negara seperti Pakistan, Bangladesh, India, dan Indonesia mulai tiba di Arab Saudi. Hal ini semakin menegaskan prosesi tersebut sebagai simbol resmi dimulainya musim haji 1447 Hijriah.
Kiswah akan tetap dalam posisi terangkat sepanjang musim haji, dan baru akan diturunkan kembali setelah seluruh rangkaian ibadah selesai.














