Bukan Haji Biasa 2026 Hadirkan AI 150 Inisiatif dan Layanan 60 Bahasa Sekaligus

ELHARAMAIN NEWS — Penyelenggaraan ibadah Haji 2026 dipastikan menghadirkan berbagai terobosan baru yang tidak biasa. Presidensi Urusan Keagamaan di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi resmi meluncurkan rencana operasional musim Haji 1447 H dengan mengusung teknologi canggih serta layanan global yang lebih luas.

Presiden Urusan Keagamaan, Sheikh Dr. Abdulrahman Al-Sudais, mengumumkan langsung rencana tersebut dalam sebuah acara di Makkah. Ia menyebutkan bahwa lebih dari 150 inisiatif telah disiapkan untuk meningkatkan kualitas layanan keagamaan sekaligus memperkaya pengalaman spiritual para jemaah.

Ratusan program itu terbagi dalam 10 jalur pengayaan yang mencakup edukasi, bimbingan ibadah, hingga layanan informasi. Seluruhnya dirancang untuk memberikan pengalaman ibadah yang lebih terarah dan mendalam bagi jemaah dari berbagai negara.

Yang menjadi sorotan utama tahun ini adalah penggunaan teknologi kecerdasan buatan atau AI dalam sistem operasional. Teknologi ini dimanfaatkan untuk mengembangkan layanan keagamaan secara lebih modern dan efisien, sejalan dengan program Tahun Kecerdasan Buatan 2026 di Arab Saudi.

Selain itu, layanan keagamaan kini diperluas hingga mencakup 60 bahasa melalui sistem digital canggih. Langkah ini memungkinkan jemaah dari seluruh dunia mengakses informasi dan bimbingan dengan lebih mudah tanpa kendala bahasa.

Al-Sudais menegaskan bahwa seluruh rencana ini tetap berlandaskan prinsip-prinsip keagamaan yang kuat, sekaligus mencerminkan komitmen pemerintah Arab Saudi dalam meningkatkan kualitas pelayanan bagi tamu Allah.

Dengan kombinasi teknologi, pendekatan global, dan program yang terintegrasi, Haji 2026 diharapkan menghadirkan pengalaman ibadah yang lebih nyaman, tertib, dan berkesan bagi jutaan jemaah.

Related Post