Ini 10 Negara dengan Kuota Haji Terbesar di Dunia Tahun 2026

Amar Faisal

Jemaah haji saat melaksanakan wukuf di Arafah. (foto: istimewa)

ELHARAMAIN NEWS – Menjelang pelaksanaan ibadah haji tahun 2026 atau 1447 H, negara-negara pengirim jemaah telah mengantongi kuota masing-masing.

Kuota haji setiap negara ditentukan berdasarkan proporsi 1 per 1.000 dari jumlah populasi Muslim, disertai evaluasi terhadap pemanfaatan kuota pada tahun sebelumnya. Selain faktor jumlah penduduk, aspek diplomasi dan kesiapan logistik juga mempengaruhi keputusan Kerajaan Arab Saudi.

Beberapa negara, seperti Indonesia dan Pakistan, berhasil mempertahankan kuota maksimal karena tingkat kepatuhan administrasi dan pemanfaatan penuh kuota. Sebaliknya, negara seperti Nigeria mengalami pengurangan akibat rendahnya tingkat pemakaian jatah tahun lalu.

Berdasarkan data yang dihimpun dari berbagai sumber resmi, termasuk Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi, inilah sepuluh negara dengan kuota haji terbesar di dunia tahun 2026.

  1. IndonesiaIndonesia kembali menempati posisi puncak sebagai negara dengan kuota haji terbesar di dunia. Pemerintah Arab Saudi menetapkan jatah sebanyak 221.000 jemaah, sama seperti tahun 2025. Kuota tersebut terdiri dari 204.000 jemaah haji reguler dan 17.000 jemaah haji khusus.

    Sebagai negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia, permintaan keberangkatan haji dari Indonesia terus meningkat setiap tahun.

  2. PakistanPakistan menempati posisi kedua dengan kuota resmi 179.210 jemaah untuk tahun 2026. Angka ini dikonfirmasi oleh Kementerian Urusan Agama Pakistan yang menyatakan tidak ada perubahan dari tahun sebelumnya.

    Pemerintah Pakistan juga menegaskan akan memperluas program Road to Makkah untuk mempercepat proses imigrasi dan pemeriksaan dokumen di dalam negeri.

  3. India
    Dengan populasi Muslim lebih dari 200 juta jiwa, India mendapatkan kuota haji sekitar 175.000 jemaah. Pemerintah India melalui Komite Haji setempat tengah menyiapkan sistem digitalisasi baru untuk pendaftaran dan pelatihan calon jemaah agar lebih efisien dan transparan.

  4. Bangladesh
    Bangladesh mempertahankan kuota 127.000 jemaah untuk musim haji 2026. Pemerintah Bangladesh menargetkan keberangkatan haji kali ini berlangsung lebih tertib dan transparan setelah keberhasilan pelaksanaan haji tahun 2025 tanpa kasus penipuan atau visa palsu
  5. NigeriaArab Saudi memutuskan mengurangi kuota haji Nigeria dari sekitar 95.000 menjadi 66.910 jemaah pada tahun 2026. Pemangkasan ini dilakukan karena sebagian besar kuota 2025 tidak dimanfaatkan penuh oleh pemerintah dan calon jemaah Nigeria.

    Meski demikian, Nigeria masih menjadi negara dengan kuota terbesar di kawasan Afrika.

  6. IranIran mempertahankan kuota 87.550 jemaah untuk tahun 2026. Pemerintah Teheran memastikan bahwa hubungan diplomatik yang lebih stabil dengan Arab Saudi membuka peluang peningkatan jumlah jemaah di tahun-tahun berikutnya.
  7. AljazairAljazair mendapat kuota 41.300 jemaah, menjadikannya salah satu negara Afrika Utara dengan jumlah jemaah terbesar. Pemerintah setempat juga menerapkan sistem seleksi daring untuk calon jemaah demi menekan praktik percaloan.
  8. TurkiSebagai negara transisi antara Asia dan Eropa, Turki mendapatkan jatah 37.770 jemaah. Diyanet, lembaga keagamaan resmi pemerintah Turki, menyebutkan minat masyarakat untuk berhaji terus meningkat pasca-pandemi.
  9. MesirMesir tetap menjadi salah satu negara Arab dengan kuota besar, yakni 35.375 jemaah. Pemerintah Mesir menekankan pentingnya pengetatan proses visa untuk mencegah keberangkatan jemaah tidak resmi yang sempat marak pada 2024 dan 2025.
  10. Sudan
    Di urutan kesepuluh, Sudan memperoleh kuota 32.000 jemaah. Meski negara ini tengah menghadapi krisis politik, pemerintah transisi memastikan tetap berkomitmen memberangkatkan jemaah secara aman dan tertib.

Related Post