ELHARAMAIN NEWS – Pemerintah Arab Saudi memastikan pelaksanaan ibadah haji 2026 tetap berjalan sesuai rencana meskipun situasi geopolitik di kawasan Timur Tengah tengah mengalami peningkatan tensi.
Pernyataan ini disampaikan oleh Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia, Faisal Abdullah Al Amoudi, yang menegaskan bahwa keamanan jemaah menjadi prioritas utama.
Ia menyebut seluruh rangkaian penyelenggaraan haji telah dipersiapkan secara matang untuk memastikan kelancaran ibadah bagi jutaan jemaah dari seluruh dunia.
Di tengah kekhawatiran global akibat konflik yang melibatkan Iran dan Amerika Serikat, pemerintah Saudi menegaskan bahwa kondisi dalam negeri tetap stabil dan terkendali.
Pihaknya memastikan bahwa wilayah Arab Saudi berada dalam kondisi aman dan jauh dari pusat konflik, sehingga tidak mengganggu pelaksanaan ibadah haji.
Meski demikian, dampak konflik tetap dirasakan di kawasan, termasuk terhadap stabilitas regional dan sektor transportasi.
Pemerintah Arab Saudi menegaskan akan tetap fokus menjaga kelancaran jalur udara dan laut yang menjadi akses utama bagi jemaah haji.
Selain itu, perlindungan terhadap jemaah serta keamanan di sekitar situs-situs suci juga menjadi perhatian utama selama penyelenggaraan ibadah berlangsung.
Langkah ini menunjukkan komitmen Arab Saudi dalam memastikan ibadah haji tetap berjalan aman, lancar, dan kondusif di tengah dinamika global yang berkembang.














