Di Tengah Kenaikan Harga, Menhaj Pastikan Biaya Haji 2026 Tetap Aman

Amar Faisal

Menhaj RI Mochammad Irfan Yusuf (Foto: Istimewa)

ELHARAMAIN NEWS – Kementerian Haji dan Umrah menegaskan bahwa potensi penyesuaian biaya dalam penyelenggaraan ibadah haji 1447 H/2026 M tidak akan dibebankan kepada jemaah.

Menteri Haji dan Umrah RI, Moch. Irfan Yusuf, menyampaikan bahwa komitmen tersebut merupakan arahan langsung dari Prabowo Subianto.

“Sejak awal Presiden Prabowo Subianto telah memberikan arahan tegas bahwa apapun yang terjadi, jika ada penambahan biaya, tidak boleh dibebankan kepada jemaah haji. Pemerintah memastikan komitmen ini dijalankan secara konsisten,” ujarnya dalam Rakernas di Tangerang, Rabu (8/4/2026).

Ia mengungkapkan bahwa dinamika global berdampak pada operasional haji, termasuk adanya pengajuan penyesuaian harga penerbangan oleh maskapai.

Pada 30 Maret 2026, Garuda Indonesia mengajukan perubahan harga, disusul Saudi Airlines pada 31 Maret 2026. Namun, pemerintah memastikan hal tersebut tidak akan memengaruhi biaya yang harus dibayar jemaah.

“Kami pastikan, perubahan harga tidak akan dibebankan kepada jemaah. Negara hadir untuk melindungi jemaah,” tegasnya.

Menhaj juga menekankan bahwa keamanan dan keselamatan jemaah tetap menjadi prioritas utama. Ia menambahkan, kondisi global yang mulai membaik turut memberi optimisme terhadap kelancaran haji tahun ini.

“Alhamdulillah, ketegangan di Timur Tengah mulai menurun. Ini menjadi faktor penting dalam mendukung kelancaran ibadah haji,” ujarnya.

Related Post