ELHARAMAIN NEWS – Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi resmi mengumumkan dibukanya pendaftaran ibadah haji 1447 Hijriah (2026 M) bagi calon jemaah dari negara-negara dengan populasi Muslim minoritas. Pendaftaran dilakukan secara daring melalui platform digital resmi Nusuk Hajj.
Dalam keterangan resminya, kementerian menegaskan bahwa Nusuk Hajj (hajj.nusuk.sa) merupakan satu-satunya platform digital resmi untuk pendaftaran dalam Program Haji Langsung (Direct Hajj Program). Melalui program ini, umat Islam yang memenuhi syarat dari negara minoritas Muslim dapat mendaftar langsung tanpa perantara atau agen luar negeri.
Kementerian menjelaskan bahwa platform Nusuk Hajj menyediakan pengalaman digital terpadu mulai dari tahap pendaftaran, pemilihan paket, hingga pembayaran. Seluruh proses diawasi langsung oleh tim resmi Kementerian Haji dan Umrah untuk menjamin keamanan, transparansi, serta kemudahan bagi calon jemaah.
Pada tahap awal ini, pendaftaran difokuskan pada pembuatan akun terlebih dahulu. Informasi terkait pemilihan paket dan pemesanan akan diumumkan dalam tahap berikutnya.
Calon jemaah dapat melakukan pendaftaran dengan mengunjungi situs hajj.nusuk.sa, memilih negara tempat tinggal, mengisi alamat email, menyetujui ketentuan layanan, melakukan verifikasi melalui kode OTP, membuat kata sandi, serta mengunggah dokumen yang diperlukan seperti paspor, foto pribadi, dan bukti tempat tinggal. Setiap akun dapat menambahkan hingga tujuh anggota keluarga dalam satu registrasi.
Selain itu, individu yang berminat menjadi pemandu jemaah (guide) juga dapat mendaftar melalui platform yang sama dengan memilih opsi “Become a Guide” dan melengkapi formulir persetujuan dari Kementerian Haji dan Umrah.
Kementerian menegaskan bahwa pendaftaran hanya dilakukan melalui situs resmi hajj.nusuk.sa. Masyarakat diimbau untuk tidak menggunakan tautan tidak resmi, kantor eksternal, maupun pihak ketiga yang menawarkan jasa pendaftaran atau pembayaran haji. Hanya penyedia layanan yang telah mendapatkan lisensi resmi melalui platform Nusuk Hajj yang berhak memfasilitasi proses pemesanan dan keberangkatan jemaah.
Langkah ini merupakan bagian dari upaya digitalisasi layanan haji Arab Saudi untuk memastikan pengalaman ibadah yang aman, efisien, dan transparan bagi umat Islam di seluruh dunia.














