Petugas Haji Bakal Digembleng Ala Militer, Wamenhan–Wamenhaj Sepakat Perkuat Diklat PPIH

agusty reza

Wamenhan RI, Donny Ermawan Taufanto menerima kunjungan Wamenhaj RI, Dr. H. Dahnil Anzar Simanjuntak, (Foto Istimewa)

ELHARAMAIN NEWS — Wakil Menteri Pertahanan Republik Indonesia (Wamenhan RI) Donny Ermawan Taufanto menerima kunjungan Wakil Menteri Haji dan Umrah RI Dr. H. Dahnil Anzar Simanjuntak di Jakarta, Kamis (22/1/2026). Pertemuan tersebut membahas penguatan kualitas sumber daya manusia (SDM) Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) melalui kolaborasi pendidikan dan pelatihan berbasis kedisiplinan militer.

Dalam audiensi tersebut, Wamen Haji dan Umrah mengungkapkan bahwa keterlibatan unsur TNI dan Polri dalam penyelenggaraan haji tahun 2026 mengalami peningkatan signifikan. Langkah ini diambil untuk memperkuat aspek perlindungan, keamanan, serta kesehatan jemaah haji Indonesia selama berada di Tanah Suci.

Dahnil Anzar Simanjuntak menekankan pentingnya membangun mentalitas “pasukan operasi” bagi petugas haji yang setiap tahunnya melayani ratusan ribu jemaah dalam situasi lapangan yang dinamis dan berisiko tinggi.

“Kami ingin petugas haji memiliki kedisiplinan dan rentang komando yang jelas. Ke depan, pola rekrutmen akan menyasar anak-anak muda dengan standar fisik dan stamina yang kuat, layaknya Komponen Cadangan (Komcad), sehingga mereka siap menjadi alat negara kapan pun dibutuhkan,” ujar Dahnil.

Menurutnya, penguatan aspek fisik, mental, dan kepemimpinan menjadi kunci agar petugas haji mampu bekerja efektif, responsif, serta solid dalam menghadapi berbagai tantangan operasional selama penyelenggaraan ibadah haji.

Menanggapi hal tersebut, Wamenhan RI Donny Ermawan Taufanto menyatakan dukungan penuh Kementerian Pertahanan terhadap integrasi pola pelatihan berbasis militer bagi petugas haji. Ia menegaskan bahwa Kemhan siap menyiapkan tim teknis untuk merumuskan adaptasi standar latihan Komcad yang relevan diterapkan dalam diklat PPIH.

“Secara prinsip kami sangat mendukung. Petugas haji adalah representasi negara di luar negeri. Dengan pelatihan yang tepat, mereka tidak hanya sukses dalam pelayanan ibadah, tetapi juga menjadi bagian dari penguatan sistem pertahanan semesta melalui peningkatan kesadaran bela negara,” tegas Donny.

Dalam pertemuan tersebut, Wamenhan RI didampingi oleh Kepala Biro Kepegawaian Sekretariat Jenderal Kementerian Pertahanan serta Direktur Sumber Daya Manusia Pertahanan Direktorat Jenderal Potensi Pertahanan Kemhan. Kolaborasi lintas kementerian ini diharapkan mampu melahirkan petugas haji yang profesional, disiplin, dan tangguh dalam melayani jemaah haji Indonesia pada musim haji 2026.

Related Post