ELHARAMAIN NEWS – Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) menegaskan komitmennya untuk terlibat dalam pembangunan dan pengelolaan Kampung Haji Indonesia di Makkah, Arab Saudi, menyusul keberhasilan Indonesia memenangkan lelang lahan strategis untuk proyek tersebut.
Kepala BPKH Fadlul Imansyah menyampaikan bahwa keterlibatan BPKH merupakan bagian dari skema kolaborasi lintas kementerian dan lembaga yang telah diamanatkan melalui Instruksi Presiden (Inpres). Dalam kerangka tersebut, proyek Kampung Haji dirancang sebagai kerja bersama dengan peran yang saling melengkapi.
“Seperti yang diketahui, sudah ada Inpres terkait dengan Kampung Haji. Kolaborasi ini antara Danantara sebagai leading sector, kemudian Kementerian Haji sebagai user, serta Kementerian Keuangan dan Kementerian Luar Negeri sesuai tupoksinya,” ungkapnya, Rabu (7/1).
Dalam Inpres tersebut, Danantara ditunjuk sebagai pemimpin proyek pembangunan Kampung Haji, sementara Kementerian Haji dan Umrah berperan sebagai pengguna utama fasilitas. Adapun BPKH ditempatkan sebagai pendamping sekaligus mitra pembiayaan dalam mendukung realisasi proyek.
“Sementara BPKH sebagai badan pengelola keuangan haji menjadi pendamping dari Danantara dan berkontribusi menyelenggarakan atau membangun Kampung Haji,” sambungnya.
Fadlul juga mengungkapkan bahwa pihaknya telah menjalin komunikasi formal dengan Danantara untuk membahas berbagai bentuk kolaborasi yang memungkinkan dalam pengelolaan Kampung Haji, termasuk dari sisi pembiayaan dan pengelolaan aset.
“Kami justru menawarkan kontribusi apa yang bisa dilakukan supaya ini bisa sesuai dengan amanat presiden dan terlaksana dengan amat baik,” ucapnya.
Sebagai contoh konkret, BPKH membuka peluang pelibatan anak usahanya, BPKH Limited, baik sebagai mitra pembiayaan maupun pengelola aset Kampung Haji di Makkah.
“Jadi prinsipnya kami terbuka, kalau memang BPKH Limited dapat digunakan sebagai underlying untuk kerja sama dengan Kementerian Haji atau membangun Kampung Haji dalam bentuk apapun, pada prinsipnya kami sangat amat welcome,” pungkas Fadlul.
Kampung Haji Indonesia di Makkah diproyeksikan menjadi salah satu infrastruktur strategis untuk mendukung pelayanan jemaah haji Indonesia secara berkelanjutan, sekaligus memperkuat kehadiran Indonesia dalam ekosistem perhajian di Arab Saudi.














